banner 728x250

PENGURUS IGTKI-PGRI BANJARBARU 2026–2031 RESMI DILANTIK, KOMPETENSI GURU JADI SOROTAN

banner 468x60

BANJARBARU, BeritaBanjarbaru.com – Penguatan kualitas pendidikan anak usia dini menjadi pekerjaan rumah bagi pengurus Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia – Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) Kota Banjarbaru yang baru dilantik untuk masa bakti 2026–2031.

Example 300x600

Tak sekadar menjalankan roda organisasi, kepengurusan baru diharapkan mampu meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru TK agar dapat menjawab tantangan pendidikan yang terus berkembang.

Pengurus IGTKI-PGRI Kota Banjarbaru bersama pengurus tingkat kecamatan se-Kota Banjarbaru resmi dilantik pada Selasa (3/11/2026). Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Widyatama Dinas Pendidikan Kota Banjarbaru dan dipimpin Ketua IGTKI-PGRI Provinsi Kalimantan Selatan, Noor Lailawati.

Pelantikan tersebut dihadiri Ketua Pokja Bunda PAUD Kota Banjarbaru, Atika Anggraini, Kepala Dinas Pendidikan, Ketua PGRI Kota Banjarbaru, jajaran Bunda PAUD kecamatan dan kelurahan, pengawas, serta kepala TK se-Kota Banjarbaru.

Dalam sambutan tertulis Bunda PAUD Kota Banjarbaru, Hj Erna Lisa Halaby, yang disampaikan Atika Anggraini, ditegaskan bahwa pendidikan anak usia dini memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kemandirian, kreativitas, dan kemampuan sosial anak.

Karena itu, guru TK dinilai memiliki tanggung jawab strategis dalam mendampingi anak pada fase awal pertumbuhan dan perkembangan.

“Saya berharap IGTKI-PGRI dapat terus menjadi wadah yang aktif dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru, khususnya para pendidik anak di usia dini,” tulis Lisa dalam sambutannya.

Tantangan pendidikan yang terus berubah juga menuntut para pendidik untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Namun, proses penyesuaian tersebut diingatkan agar tetap memperhatikan kebutuhan dan dunia anak.

Selain peningkatan kapasitas guru, keselarasan peran antara pendidik, organisasi profesi, pemerintah daerah, dan orang tua juga menjadi perhatian. Pendampingan anak dinilai tidak cukup hanya dilakukan di lingkungan sekolah, tetapi perlu berlanjut dalam keluarga.

Pengurus IGTKI-PGRI masa bakti 2026–2031 pun diminta memperkuat soliditas organisasi dan koordinasi hingga tingkat kecamatan. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung terwujudnya layanan pendidikan anak usia dini yang berkualitas dan merata di Kota Banjarbaru.

banner 325x300
banner 120x600