BANJARBARU, Beritabanjarbaru.com – Akurasi data jasa konstruksi menjadi perhatian Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Selatan. Data yang dihimpun melalui Sistem Informasi Jasa Konstruksi (SIPJAKI) dinilai penting karena menjadi salah satu dasar pemerintah dalam menyusun kebijakan, pemantauan, hingga evaluasi sektor konstruksi.
Untuk memperkuat pengelolaan tersebut, PUPR Kalsel menggelar Pembekalan dan Penguatan Peran Administrator SIPJAKI Kabupaten/Kota Tahun 2026 di Banjarbaru, Kamis (5/11/2026).
Kepala Dinas PUPR Kalsel, M. Yasin Toyib, melalui Kepala Bidang Bina Konstruksi, Muhammad Nursjamsi, mengatakan SIPJAKI bukan sekadar aplikasi penyimpanan data, melainkan instrumen penting dalam mendukung tata kelola jasa konstruksi yang transparan dan akuntabel.
“SIPJAKI bukan sekadar aplikasi untuk memasukkan dan menyimpan data, melainkan menjadi sarana penting dalam mendukung pengelolaan informasi, pemantauan, evaluasi, serta penyusunan kebijakan pembinaan jasa konstruksi,” ujarnya.
Ia menegaskan, kualitas sistem sangat bergantung pada kemampuan dan kedisiplinan administrator di kabupaten/kota. Karena itu, data yang dimasukkan harus benar, lengkap, akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Data yang berkualitas akan menghasilkan informasi yang berkualitas, dan informasi yang berkualitas akan menjadi dasar pengambilan kebijakan yang tepat sasaran,” tegasnya.
Melalui pembekalan ini, administrator didorong meningkatkan kompetensi, memperkuat koordinasi antarpemerintah daerah, serta rutin memperbarui informasi jasa konstruksi.
Nursjamsi berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebagai pembekalan semata, tetapi diikuti peningkatan kinerja dalam pengelolaan dan pelaporan data.
“Kegiatan ini hendaknya tidak berhenti pada pelaksanaan pembekalan semata. Yang lebih penting adalah adanya perubahan dan peningkatan kinerja setelah kegiatan ini selesai,” ungkapnya.
PUPR Kalsel berharap penguatan administrator SIPJAKI dapat menghasilkan data jasa konstruksi yang lebih tertib dan akurat sebagai landasan perencanaan serta pembinaan sektor konstruksi di Kalimantan Selatan.
