banner 728x250

DISDUKCAPIL KALSEL JEMPUT BOLA KE SEKOLAH, PULUHAN PEMILIH PEMULA REKAM KTP-EL

banner 468x60

KALIMANTAN SELATAN, BeritaBanjarbaru.com — Puluhan siswa SMA Negeri 1 Banjarbaru tak perlu meninggalkan sekolah untuk mengurus perekaman KTP elektronik (KTP-el). Petugas Disdukcapil Kota Banjarbaru datang langsung ke sekolah melalui layanan jemput bola bagi pemilih pemula.

Example 300x600

Pelayanan tersebut dipantau langsung Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Provinsi Kalimantan Selatan, Dewi Fuziarti, bersama jajaran, Rabu (16/9/2026).

Layanan jemput bola itu menyasar siswa yang telah berusia 17 tahun maupun yang akan memasuki usia wajib memiliki KTP-el.

Dewi mengatakan, pelayanan langsung ke sekolah menjadi salah satu upaya pemerintah mendekatkan layanan administrasi kependudukan kepada masyarakat.

“Kami ingin memastikan anak-anak yang sudah memasuki usia 17 tahun maupun yang akan memasuki usia 17 tahun dapat segera melakukan perekaman KTP-el. Dengan layanan jemput bola seperti ini, masyarakat tidak perlu datang jauh-jauh ke kantor pelayanan karena petugas yang mendatangi langsung ke sekolah,” ujar Dewi.

Pelaksanaan layanan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Edaran Wali Kota Banjarbaru tentang Pelayanan Perekaman KTP-el di Sekolah.

Pihak SMAN 1 Banjarbaru juga memberikan dukungan melalui surat persetujuan resmi yang ditandatangani Kepala SMAN 1 Banjarbaru, Fauzi Rahman.

Menurut Dewi, keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam memperluas cakupan kepemilikan dokumen kependudukan bagi pemilih pemula.

“Sinergi dengan pemerintah kabupaten dan kota serta pihak sekolah sangat penting. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat dilakukan secara berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak sekolah, sehingga tidak ada lagi anak yang sudah memenuhi persyaratan tetapi belum melakukan perekaman KTP-el,” jelasnya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas memastikan proses perekaman berlangsung tertib sekaligus menjangkau siswa yang sudah maupun segera memasuki usia 17 tahun.

Perekaman dimulai pukul 09.00 WITA dan diikuti sekitar 70 siswa. Mereka menjalani sejumlah tahapan, mulai dari verifikasi data kependudukan, pemindaian sidik jari, perekaman iris mata hingga pengambilan pasfoto digital.

banner 325x300
banner 120x600