banner 728x250

CEGAH KARHUTLA MELUAS, KECAMATAN CEMPAKA BANJARBARU LIBATKAN LURAH HINGGA BHABINKAMTIBMAS

banner 468x60

Banjarbaru, BeritaBanjarbaru.com – Kecamatan Cempaka, Kota Banjarbaru, memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan melibatkan lurah, RT/RW, Babinsa, hingga Bhabinkamtibmas. Patroli wilayah dan sosialisasi kepada masyarakat digencarkan untuk mengantisipasi munculnya titik api di kawasan rawan kebakaran.

Example 300x600

Camat Cempaka, Hendrawan, mengatakan pencegahan karhutla tidak bisa hanya mengandalkan petugas di lapangan. Kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran menjadi salah satu faktor penting dalam menekan risiko karhutla.

Karena itu, pihak kecamatan mendorong para lurah bersama forum RT/RW agar aktif menyampaikan imbauan kepada warga, terutama yang tinggal di sekitar kawasan semak belukar dan lahan yang mudah terbakar.

“Pencegahan harus dimulai dari kesadaran masyarakat. Kami mengimbau agar tidak membakar sampah maupun lahan semak belukar secara sembarangan, karena tindakan tersebut berpotensi memicu kebakaran,” ujar Hendrawan.

Selain menghindari pembakaran sampah dan lahan, masyarakat juga diingatkan agar tidak membuang puntung rokok sembarangan, khususnya di area yang kering. Kelalaian kecil tersebut berisiko memicu api yang dapat merambat dan meluas jika tidak segera ditangani.

Untuk memperkuat pengawasan, Kecamatan Cempaka mendorong patroli keliling dengan melibatkan lurah, Bintara Pembina Desa (Babinsa), dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas).

Keterlibatan lintas sektor ini diharapkan dapat meningkatkan pemantauan kondisi lingkungan sekaligus mempercepat penyampaian informasi jika ditemukan potensi kebakaran.

Apabila ditemukan titik api atau hotspot, pihak kecamatan akan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mendukung penanganan sesuai kebutuhan dan kewenangan masing-masing.

Menurut Hendrawan, kecepatan dalam melaporkan indikasi kebakaran menjadi hal penting agar potensi api dapat segera ditindaklanjuti sebelum meluas ke kawasan lain maupun mendekati permukiman warga.

Tak hanya berfokus pada karhutla, masyarakat juga diminta memperhatikan potensi kebakaran di lingkungan rumah masing-masing.

Hendrawan mengimbau warga memastikan kompor, tabung gas, serta instalasi listrik dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah. Langkah sederhana tersebut perlu menjadi kebiasaan untuk mengurangi risiko kebakaran permukiman.

Jika asap tebal muncul di lingkungan tempat tinggal, masyarakat juga disarankan menggunakan masker untuk mengurangi paparan asap yang dapat mengganggu kesehatan.

Hendrawan menegaskan, upaya pencegahan karhutla membutuhkan kerja sama antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat. Sosialisasi dan patroli akan lebih efektif apabila diikuti kepedulian warga dalam menjaga lingkungan serta segera melaporkan kondisi yang berpotensi memicu kebakaran.

Peran lurah, RT/RW, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas diharapkan dapat memperkuat pengawasan hingga tingkat lingkungan terkecil.

Melalui langkah tersebut, Kecamatan Cempaka berharap potensi karhutla dapat ditekan sejak dini sehingga keselamatan warga, permukiman, dan lingkungan tetap terjaga.

banner 325x300
banner 120x600