banner 728x250

30 PERSONEL DISIAGAKAN TIAP HARI, PTAM INTAN BANJAR ANTISIPASI KARHUTLA DI JALUR PIPA

banner 468x60

Kabupaten Banjar, BeritaBanjarbaru.com – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan gambut menjadi perhatian PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar. Selain mengantisipasi kebakaran, perusahaan juga berupaya melindungi jaringan pipa distribusi air bersih yang melintasi kawasan rawan terbakar.

Example 300x600

Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah Jalan Gubernur Syarkawi. Di kawasan tersebut, sejumlah jaringan pipa PTAM Intan Banjar melintasi lahan gambut yang berisiko terbakar saat musim kemarau.

Humas PTAM Intan Banjar, Mahyuni, mengatakan pemantauan dilakukan terhadap titik-titik api yang berada di sekitar hingga mulai mendekati jalur pipa perusahaan.

“Petugas kami tugaskan untuk memantau titik-titik api yang mendekati jalur pipa milik PTAM Intan Banjar,” ujar Mahyuni.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah kerusakan jaringan yang dapat berdampak terhadap distribusi air bersih kepada pelanggan. Risiko ini menjadi perhatian karena kebakaran di lahan gambut dapat menjalar di bawah permukaan tanah sehingga sulit terdeteksi dan berpotensi mendekati jaringan pipa.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, PTAM Intan Banjar berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran dalam menangani titik api di sekitar jalur distribusi. Kolaborasi serupa sebelumnya dilakukan di kawasan Gambut, termasuk untuk pemadaman dan pembasahan lahan yang berpotensi mengancam jaringan perusahaan.

30 Personel Siaga Setiap Hari

Pengamanan jaringan tersebut diperkuat dengan pengerahan sekitar 30 personel setiap hari secara bergiliran. Mereka disiagakan untuk mengantisipasi ancaman karhutla terhadap sarana dan prasarana PTAM Intan Banjar.

Kesiapsiagaan ini tidak hanya melibatkan petugas teknis. Karyawan dari berbagai bagian, termasuk pejabat struktural, juga mendapat jadwal piket di posko karhutla.

Kepala Bagian Sekretariat, Teknologi Informasi (TI), dan Pengolahan Data PTAM Intan Banjar, M. Aulia Rahman, mengatakan dirinya turut menjalani jadwal siaga bersama karyawan lainnya.

“Kebetulan Kamis malam ini, malam Jumat ya. Kami ikut siaga di posko Karhutla. Kemudian Sabtu malam lagi jadwal kami,” ungkap Rahman.

Menurutnya, sistem piket bergiliran tersebut merupakan bentuk kesiapsiagaan bersama untuk mengamankan aset perusahaan. Dengan pola ini, upaya pengawasan tidak hanya bertumpu pada petugas teknis, tetapi juga melibatkan karyawan dari berbagai bidang.

Direktur Utama PTAM Intan Banjar, Syaiful Anwar, sebelumnya juga menyampaikan bahwa sekitar 30 personel dikerahkan setiap hari untuk mengantisipasi ancaman karhutla terhadap fasilitas perusahaan.

Di lapangan, pemantauan dan koordinasi terus dilakukan untuk memastikan titik api yang berpotensi mendekati jaringan distribusi dapat segera ditangani. Area di sekitar jalur pipa menjadi salah satu prioritas pengamanan agar kebakaran tidak berkembang hingga merusak infrastruktur air bersih.

Hingga kini, jaringan dan utilitas PTAM Intan Banjar dilaporkan masih dapat diamankan. Namun, perusahaan tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat titik api dapat sewaktu-waktu mendekati jalur pipa, terutama di kawasan gambut yang rawan terbakar selama musim kemarau.

banner 325x300
banner 120x600