Banjarbaru, BeritaBanjarbaru.com – RSD Idaman Banjarbaru tidak hanya fokus pada pelayanan kuratif, tetapi juga aktif dalam tindakan preventif, salah satunya melalui program edukasi keamanan pangan yang dilakukan oleh tim nutrisionis.
Direktur RSD Idaman, dr. Danny Indrawardhana menyebutkan bahwa edukasi tentang pengolahan makanan aman merupakan bagian penting dalam menekan kasus keracunan makanan di masyarakat.
“Pencegahan jauh lebih mudah dan murah dibanding pengobatan. Karena itu, tenaga nutrisionis kami terus memberikan sosialisasi baik melalui layanan langsung maupun kampanye daring,” ujarnya.
Tim nutrisionis RSD Idaman memberikan sejumlah tips penting, di antaranya:
Mencuci tangan dan alat masak sebelum digunakan
Menyimpan makanan pada suhu aman
Memilih bahan makanan yang segar
Menghindari makanan kedaluwarsa atau terkontaminasi
Membaca label kemasan sebelum membeli
Menurutnya, perubahan perilaku dalam mengolah makanan akan memberikan dampak signifikan pada kesehatan keluarga.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk lebih teliti menjaga keamanan makanan sehari-hari agar terhindar dari risiko keracunan yang dapat mengganggu kesehatan,” tegas dr. Danny.
Edukasi ini diharapkan menjadi dorongan bagi masyarakat untuk lebih peduli dengan higienitas pangan, terutama menjelang momen perayaan atau kegiatan besar yang melibatkan konsumsi makanan dalam jumlah banyak.
























