Indeks

SATU TAHUN KEPEMIMPINAN  ELH WARTONO ANGKA KEMISKINAN MENURUN , IPM KOTA BANJARBARU MENINGKAT

Banjarbaru, BeritaBanjarbaru.com – Sejak di lantik pada Sabtu, 21 Juni 2025.Kerja ‘memajukan Banjarbaru dan menyejahterakan masyarakat’ pun dikebut. Visi yang diusung sejak masa pencalonan, mewujudkan Banjarbaru EMAS (Elok Maju Adil Sejahtera) diejawantahkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Banjarbaru 2025 – 2029. Penetapan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10/2025 ini dilakukan 14 Oktober 2025.

Dalam pencapaian visi tersebut, bidang sosial menjadi satu dari enam urusan wajib dilaksanakan. Ini lantaran bidang sosial menjadi salah satu komponen utama pembentuk Indeks Pembangunan Manusia (IPM), yakni Angka Harapan Hidup (AHH).

Pada 2025, yang menjadi tahun pertama kepemimpinan Wali Kota/Wakil Wali Kota, Hj Erna Lisa Halaby – Wartono, IPM Kota Banjarbaru berada di urutan puncak se-Kalimantan Selatan. Poinnya kategori sangat tinggi, 82,20. Di tahun ini, AHH Kota Banjarbaru 75,44 tahun.

Satu tahun kepemimpinan Erna Lisa Halaby (ELH), angka kemiskinan yang juga menjadi urusan wajib di laksanakan dalam Pembangunan daerah.pada tahun 2025 jumlah penduduk miskin di kota Banjarbaru sebanyak 11.065 jiwa atau 3,44 persen dari total jumlah penduduk.Jumlah ini turun di banding tahun sebelumnya sebesar 3,79 persen.

Penurunan jumlah penduduk miskin,juga panjangnya angka harapan hidup di kota Banjarbaru yang sekarang berstatus ibukota provinsi Kalimantan Selatan ini tak lepas dari program kerja yang di laksanakan Pemko Banjarbaru dalam Upaya meningkatkan atau mengangkat kesejahteraan Masyarakat.

Utamanya bagi kelompok Masyarakat Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) termasuk kelompok PPKS fakir miskin, anak terlantar,penyandang disabilitas,lanjut usia ( lansia ) dan korban bencana.

Pemko Banjarbaru melalui Dinas Sosial ( Dinsos )terus lakukan Upaya untuk kesejahteraan masayarakat,khususnya terhadap kelompok PPKS,menyalurkan bantuan berupa bahan pangan kepada lansia dan penyandang disabilitas .

Tercatat tahun 2025 lansia penerima bantuan sebanyak 195, jumlah tersebut bertambah pada Triwulan I 2026 dengan jumlah bantuan yang disalurkan 203 lansia.

“Di Momen di puncak Hari Jadi ke 27 Kota Banjarbaru nanti juga akan di lakukan penyaluran bantuan untuk 500 lansia dan penyandang Disabilitas “ujar Rokhyat Riyadi Kadinsos Kota Banjarbaru.

Rokhyat Riyadi,juga menambahkan untuk penyandang disabilitas sendiri yang pada tahun 2025 di salurkan sebanyak 87 orang,di tahun 2026 menjadi 70 orang, dan kegiatan penyaluran bantuan kepada Lansia dan penyandang disabilitas ini,adalah mereka yang selama ini tidak tercover bantuan apapun dari pemerintah.

Selain penyaluran bantuan pangan,Dinsos Kota Banjarbaru terus lakukan penjaringan lansia yang belum masuk daftar Penerima Iuran Bantuan (PIB) Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan (BPJS) pemerintah pusat.

Saat ini ada 65 lansia terlayani BPJS yang iuranya dibayarkan Pemko Banjarbaru,melalui program sewa rumah untuk lansia 2026 ini ,Pemko Banjarbaru juga membayarkan sewa rumah 18 lansia yang tidak punya tempat tinggal sebesar Rp 500.000 perbulan ,ucap Rokyat Riyadi.

Exit mobile version