Indeks

PEMPROV KALSEL BAKAL LAKUKAN PENGERINGAN IRIGASI UNTUK BERSIHKAN GULMA DAN SEDIMEN

Kalimantan Selatan, BeritaBajarbaru.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersiap melakukan pengeringan besar-besaran pada Daerah Irigasi (DI) Riam Kanan sebagai langkah strategis menjaga kelancaran pasokan air untuk pertanian dan kebutuhan masyarakat.

Melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), pengeringan dijadwalkan berlangsung pada September hingga Oktober 2026, mencakup wilayah Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru.

Kepala Bidang Sumber Daya Air PUPR Kalsel, Wahid Ramadani, menjelaskan bahwa langkah ini penting untuk mengatasi penurunan kapasitas saluran akibat sedimentasi dan pertumbuhan gulma yang kian masif.

“Pengeringan dilakukan untuk pemeliharaan saluran primer dan sekunder, termasuk pembersihan gulma dan sedimentasi yang menghambat aliran air,” ujarnya, Selasa (17/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah akan melakukan pembersihan saluran primer sepanjang 24 kilometer dan saluran sekunder lebih dari 62 kilometer, sekaligus memperbaiki sejumlah infrastruktur irigasi yang mengalami kerusakan.

Selain itu, muka air akan diturunkan hingga ke dasar saluran guna memaksimalkan penggunaan alat berat selama proses pemeliharaan berlangsung.

Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan ketersediaan air tetap terjaga, terutama dalam mendukung musim tanam 2026–2027 serta kebutuhan air bersih masyarakat.

Pemerintah pun mengimbau para petani dan pengguna air lainnya agar mulai melakukan persiapan sejak dini, termasuk menyesuaikan pola tanam dan kebutuhan air.

“Diharapkan seluruh pengguna air dapat menyesuaikan aktivitasnya selama proses pengeringan berlangsung,” tambah Wahid.

Exit mobile version