Banjarbaru, BeritaBanjarbaru.com – Jam di puncuk Tugu Adipura Banjarbaru, Jalan A Yani KM 35, Kota Banjarbaru kembali tidak berfungsi alias mati sudah beberapa minggu.
Hal ini membuat masyarakat berasumsi serupa pajangan di tengah kota. Padahal mestinya, dua bilah jarum analog berdesain klasik ini tetap menjadi penanda waktu. Setidaknya bagi para pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.
Sejak sepekan terakhir, dua jarum jam stagnan ke arah yang sama. Jarum pendek ke arah antara angka 11 dan 12, dan jarum panjang ke arah angka 5 dalam penulisan romawi.
Ironisnya , empat unit jam di tugu berada tak jauh dari rumah dinas wali kota tersebut baru terlewat satu tahun anggaran pasca diperbaiki. Anggaran yang digunakan mencapai ratusan juta rupiah.
Dari data yang diperoleh, Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) membelanjakan anggaran sebesar Rp194.139.000 untuk pemeliharaan empat unit jam tersebut di akhir 2024.
Dengan Yasa Persada Dewantara yang beralamat di Lantai 4 Graha Krama Yudha, Jakarta Selatan, menjadi pihak pelaksana proyek pemeliharaan dengan pola non tender.
Terkait tidak berfungsinya jam tugu adipura tersebut, kepala Disperkim kota Banjarbaru Adussamad menyatakan baru mengetahui hal tersebut.
“Akan segera kami cek untuk mengetahui penyebabnya. Karena setahu kami sehabis diganti mesinnya tahun lalu, berfungsi saja,” ujar Abdussamad.
Abdussamad menambahkan, tak fungsinya jam disebabkan konsleting. Ini lantaran mesin yang digunakan pada jam tersebut adalah adalah perangkat elektronik.
“Kemungkinan jeglek kilometernya. Apalagi musim hujan seperti sekarang ini. Sama seperti lampu yang terkadang mati karena asa kabel yang konslet, kata Abdussamad.
Untuk antisipasi jika kerusakan ternyata lebih parah dibanding prediksi, Abdussamad menyebut akan mengecek ulang masa garansi mesin produk Jerman tersebut.
“Jika kerusakannya pada mesin, dan masih garansi tentu akan kita gunakan garansinya. Tapi jika kerusaknnya pada panel saja, akan kita perbaiki sendiri,” ujarnya.
Pihaknya akan segera memerintahkan kabid yang menangani bidang tersebut untuk langsung turun ke lapangan.












