Kalimantan Selatan, BeritaBanjarbaru.com – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep, resmi melantik kepengurusan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI Kalimantan Selatan, Selasa (7/7/2029). Momentum tersebut sekaligus menjadi awal konsolidasi besar partai untuk menghadapi Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 dengan memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat paling bawah.
Dalam arahannya, Kaesang menegaskan bahwa kekuatan struktur partai menjadi kunci utama memenangkan kontestasi politik mendatang. Karena itu, ia meminta seluruh jajaran PSI di Kalimantan Selatan segera menuntaskan pembentukan kepengurusan hingga tingkat koordinator RT.
“Struktur itu adalah kunci kita untuk memenangkan Pemilu 2029. Saya minta pembentukan kepengurusan tidak hanya sampai DPRT, tetapi harus bisa sampai ke tingkat koordinator RT. Memang tidak mudah, tetapi kita masih punya waktu untuk mempersiapkannya,” ujar Kaesang.
Menurutnya, konsolidasi organisasi harus berjalan beriringan dengan pendekatan kepada masyarakat. Ia meminta seluruh kader PSI menjadi pendengar yang baik terhadap berbagai persoalan warga.
“Tidak semua orang punya kemampuan untuk mendengar. Padahal masyarakat membutuhkan sosok yang bisa mengayomi mereka. Saya minta PSI Kalimantan Selatan harus menjadi pengayom masyarakat,” katanya.
Kaesang juga menegaskan PSI saat ini memasuki babak baru dengan identitas dan semangat baru. Ia berharap perubahan tersebut mampu menarik lebih banyak tokoh dan kader potensial untuk bergabung sehingga memperkuat posisi partai menghadapi Pemilu 2029.
Sementara itu, Ketua DPW PSI Kalimantan Selatan, Mustohir Arifin mengatakan, kepengurusan PSI di Kalimantan Selatan terus menunjukkan perkembangan yang signifikan.
“Hingga hari ini, kepengurusan PSI sudah terbentuk di 13 kabupaten dan kota di Kalimantan Selatan. Selain itu, kami juga telah membentuk 139 kepengurusan DPC di tingkat kecamatan sebagai pondasi awal penguatan organisasi,” ujarnya.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh kader PSI di Kalimantan Selatan, termasuk di wilayah-wilayah perbatasan.
Ia menegaskan bahwa Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum menyatukan langkah seluruh kader dalam menyongsong Pemilu 2029.
“Rakorwil ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah forum untuk memperkuat konsolidasi dan menyatukan langkah seluruh kader menghadapi Pemilu 2029,” katanya.
Pada kesempatan itu, Mostohir juga menyampaikan aspirasi kader PSI Kalimantan Selatan yang berharap segera dilantik sebagai Dewan Pembina PSI.
