Banjarbaru, BeritaBanjarbaru.com — Momentum peringatan hari Maulid Nabi Muhammad SAW dimanfaatkan Anggota DPRD Kota Banjarbaru Siska Monalisa, untuk menggelar reses sekaligus menyerap aspirasi masyarakat di wilayah Kelurahan Landasan Ulin Utara, Kecamatan Liang Anggang.
Kegiatan tersebut dikemas dengan Maulid Nabi Muhammad SAW dan salawatan bersama Habib Muhammad Al-Hiyyid. Warga dari dua RT turut hadir dalam kegiatan yang sekaligus menjadi ruang untuk menyampaikan berbagai kebutuhan pembangunan di lingkungan mereka.
Dalam reses tersebut, sejumlah persoalan infrastruktur kembali menjadi aspirasi utama masyarakat. Di antaranya kebutuhan perbaikan drainase, jalan, hingga penerangan jalan umum (PJU).
“Karena hari ini tepat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, kita sambil menyerap aspirasi masyarakat di dua RT di Kelurahan Landasan Ulin Utara,” ujar Politisi Golkar tersebut.
Ia menyebut, kebutuhan masyarakat di kawasan Liang Anggang saat ini masih banyak berkaitan dengan pembangunan infrastruktur.
“Beberapa poin yang masih mereka prioritaskan yaitu drainase, jalan serta PJU. Kebutuhan masyarakat yang saya amati di Liang Anggang ini lebih ke pembangunan,” katanya.
Menurutnya, kegiatan reses tidak hanya menjadi agenda untuk menghimpun aspirasi, tetapi juga menjadi momentum mempererat silaturahmi dengan masyarakat. Karena itu, kegiatan diawali dengan Maulid Nabi dan salawatan bersama warga.
“Mudah-mudahan dengan kegiatan reses ini dan dimulai dengan maulidan, seluruh masyarakat yang ada di Liang Anggang sehat dan kuat. Mari kita menjaga wilayah masing-masing untuk kerapian dan kegotongroyongan agar ke depannya makin bersinar,” tuturnya.
Aspirasi yang disampaikan warga kemudian diupayakan agar sesuai dengan titik dan kebutuhan wilayah masing-masing. Salah satu persoalan yang sebelumnya telah diperjuangkan adalah masalah drainase di kawasan Landasan Ulin Barat yang kerap mengalami banjir.
Untuk kebutuhan tersebut, aspirasi masyarakat telah disampaikan kepada Pemerintah Kota Banjarbaru agar dapat segera ditindaklanjuti. Ia menyebut, respons dari pemerintah terhadap persoalan tersebut cukup positif.
“Alhamdulillah ada tanggapan positif dari pemerintah. Untuk 2027 kami masih berjibaku dengan drainase, kemudian pengerasan maupun pengaspalan di daerah Liang Anggang, serta ada beberapa titik ruas PJU yang dilakukan,” jelasnya.
Ia berharap sinergi antara DPRD, pemerintah daerah dan masyarakat terus diperkuat sehingga berbagai kebutuhan pembangunan yang menjadi aspirasi warga dapat direalisasikan secara bertahap.
“Semoga kita bisa bersinergi untuk kemaslahatan orang banyak,” pungkasnya.












