banner 728x250

HASNURYADI PIMPIN KONI KALSEL, TARGETKAN BANUA MASUK 10 BESAR PON

banner 468x60

Kalimantan Selatan, BeritaBanjarbaru.com – Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, resmi menakhodai Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Selatan periode 2026–2030. Terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Kalsel, Hasnuryadi langsung memasang target ambisius membawa Banua menembus 10 besar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.

Example 300x600

Hasnuryadi memperoleh dukungan penuh dari seluruh KONI kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan dalam Musorprov yang digelar di Banjarmasin, Sabtu (4/7/2026).

Usai ditetapkan sebagai Ketua Umum KONI Kalsel, ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan seluruh peserta Musorprov.

“Terima kasih kepada peserta forum yang memilih saya sebagai Ketua KONI Kalsel periode 2026–2030,” ujarnya.

Hasnuryadi menegaskan kepemimpinannya akan melanjutkan fondasi yang telah dibangun pengurus sebelumnya, sekaligus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah, pengurus cabang olahraga, dan seluruh pemangku kepentingan untuk mendongkrak prestasi atlet Banua.

“Saya akan meneruskan apa yang dicapai ketua yang dulu. Mudahan ketua yang dulu tetap bersama kita supaya apa yang sudah bagus dan solid ini kita teruskan. Tentu juga minta arahan gubernur,” katanya.

Ia menilai pembangunan olahraga tidak cukup hanya dengan menghadirkan fasilitas bertaraf internasional. Menurutnya, peningkatan sarana harus dibarengi dengan prestasi atlet yang mampu mengharumkan nama Kalimantan Selatan di tingkat nasional.

“Olahraga Kalsel agar lebih maju apalagi gubernur berkeinginan membangun fasilitas olahraga bertaraf internasional. Itu harus dibarengi dengan prestasi supaya tetap membawa nama harum Kalsel,” ujarnya.

Selain prestasi, Hasnuryadi menjadikan kesejahteraan atlet sebagai salah satu prioritas utama. Ia menegaskan atlet berprestasi harus mendapatkan perhatian, baik dari sisi pendidikan maupun jaminan masa depan, agar tidak berpindah memperkuat provinsi lain.

“Yang terpenting kesejahteraan atlet harus diperhatikan supaya tidak pindah ke provinsi lain. Juga kita perhatikan sekolahnya dan masa depannya supaya betul-betul mereka seorang Banua Kalimantan Selatan,” tegasnya.

Menghadapi PON berikutnya, Hasnuryadi optimistis Kalimantan Selatan mampu meningkatkan capaian yang sebelumnya berhasil naik dari peringkat 24 menjadi peringkat 15 pada PON Aceh–Sumatera Utara.

“Kita dulu waktu di Aceh dan Sumatera ranking 15. Nah target kita sama-sama agar lebih baik lagi. Tentu ini kita kerja bersama, merangkul semua agar ranking kita dapat naik bahkan masuk 10 besar,” katanya.

Sementara itu, Ketua KONI Kalsel periode sebelumnya, Bambang Heri Purnama, berharap kepemimpinan baru mampu menjaga tren peningkatan prestasi olahraga Banua.

Menurutnya, perhatian terhadap kebutuhan atlet menjadi faktor penting agar atlet-atlet potensial tetap memilih membela Kalimantan Selatan.

Bambang juga mengungkapkan KONI Kalsel akan mengikuti kebijakan KONI Pusat yang berencana membentuk Bidang Sport Intelijen sebagai strategi memetakan kekuatan lawan dan meningkatkan peluang meraih medali.

“Kita harus ikuti apa yang sudah diputuskan oleh KONI Pusat. Ini bagaimana strategis kita untuk menghadapi daerah lain, di mana celah-celah kelemahan mereka yang bisa kita rebut medalinya dan cabang mana yang kita dorong ke depan,” ujarnya.

Ia optimistis di bawah kepemimpinan Hasnuryadi, olahraga Kalimantan Selatan akan semakin berkembang dan mampu bersaing di level nasional.

“Harapan saya dengan ketua KONI yang baru, insya Allah olahraga di Kalsel akan maju karena beliau mengerti olahraga. Dan juga kita harus bertanggung jawab bersama, insya Allah olahraga Kalsel akan maju,” pungkasnya.

banner 325x300
banner 120x600