Banjarbaru, BeritaBanjarbaru.com – Pemerintah pusat kembali menegaskan kehadirannya dalam situasi darurat bencana. Melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI), negara bergerak cepat merespons banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
Sekretaris Jenderal Kemensos RI, Robben Rico, turun langsung ke Banjarbaru untuk menyalurkan bantuan kepada warga terdampak. Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di Kantor Kecamatan Landasan Ulin, Kamis (08/01/2026), dan diterima oleh Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, bersama jajaran pemerintah daerah dan unsur terkait.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari hasil koordinasi intensif antara pemerintah pusat dan daerah. Berdasarkan data yang dihimpun, sedikitnya 900 warga Banjarbaru terdampak banjir dan membutuhkan penanganan cepat, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar.
Sekjen Kemensos RI, Robben Rico, menegaskan bahwa kehadirannya merupakan mandat langsung dari Menteri Sosial sebagai wujud nyata kepedulian negara terhadap masyarakat yang tertimpa musibah.
“Kami hadir atas perintah Menteri Sosial. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga Banjarbaru yang terdampak banjir. Jangan dilihat dari jumlahnya, tetapi dari komitmen negara untuk hadir,” ujarnya.
Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby, menyampaikan apresiasi atas respons cepat pemerintah pusat. Menurutnya, dukungan Kemensos sangat berarti bagi daerah dalam menghadapi kondisi darurat bencana.
“Kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan dari Kementerian Sosial. Sinergi seperti ini sangat dibutuhkan dalam penanganan bencana hingga pemulihan kondisi warga,” ucapnya.
Bantuan dari Kemensos RI selanjutnya disalurkan melalui Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru untuk memastikan distribusi tepat sasaran. Adapun bantuan yang diterima meliputi ribuan paket kebutuhan dasar, seperti sembako, family kit, makanan anak, selimut, sandang dewasa, perlengkapan anak, hingga tenda gulung.
Kehadiran langsung perwakilan pemerintah pusat di tengah masyarakat terdampak dinilai memperkuat optimisme warga, sekaligus menegaskan komitmen negara dalam memastikan penanganan bencana dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan berkelanjutan.
























