TPA SULAMUL RIDWAN DIRESMIKAN WALI KOTA BANJARBARU

Banjarbaru, BeritaBanjarbaru.com – Wali Kota Banjarbaru Aditya Mufti Ariffin menghadiri sekaligus meresmikan Gedung Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) Sulamul Ridwan, Jumat (8/10/2021). Wali Kota menyampaikan, selamat kepada pengurus Yayasan Tangga Menuju Keridhaan, Pengelola dan Kepala Taman Pendidikan Al Qur’an Sulamul Ridwan Unit 092, beserta warga jalan Kertak Baru Cempaka dan sekitarnya, atas diresmikannya Taman Pendidikan Al Qur’an Sulamul Ridwan Unit 092 pada hari ini.

“Dan ini merupakan wujud nyata dari kegotongroyongan dan kebersamaan warga disini untuk memberikan sesuatu yang bermanfaat bagi warga lainnya,” katanya.

Lanjut Wali Kota, Pendidikan terhadap anak-anak sangat diperhatikan dalam islam, karena islam memandang bahwa setiap anak dilahirkan dengan membawa fitrah dan potensi yang di kembangkan melalui pendidikan.

Masih kata Wali Kota, Pendidikan agama mempunyai fungsi dan peran yang lebih besar daripada pendidikan umumnya. Di Indonesia pendidikan agama adalah bagian integral dari pendidikan nasional sebagai satu kesatuan. Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Salah satunya adalah membentuk insan yang beriman, bertaqwa serta berakhlak mulia. Tujuan ini hanya dapat dicapai melalui pendidikan agama yang intensif dan efektif. Semoga kita bisa menciptakan generasi emas yang berakhlak dan berbudi pekerti sesuai ajaran agama islam tentunya,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Tangga Menuju Keridhaan H Kastalani menyampaikan, terima kasih atas Yayasan Tangga Menuju Keridhaan atas kesediaan dan kehadiran Wali Kota Banjarbaru untuk meresmikan berdirinya TK Al Qur’an Sulamul Ridwan.

“Yayasan Tangga Menuju Keridhaan didirikan kurang lebih disahkan oleh Kemenkumham RI sekitar tahun 2016. Sedangkan untuk TK Al Qur’an ini sendiri sudah hampir 20 tahun yang mengambil tempat untuk belajar di Langgar Sulamul Ridwan,” ujarnya.

Yayasan ini, lanjut Kastalani, membina sekitar 60 anak yatim yang diberi santuanan setiap hari Jum’at di tempat ini. harapan kami semoga semakin banyak donatur yang membatu kami dalam menyantuni anak yatim.