WAWANCARA EKSLUSIF WALIKOTA BANJARBARU, NADJMI ADHANI

0

============================

WAWANCARA EKSLUSIF WALIKOTA BANJARBARU, NADJMI ADHANI

“Dua Kali Lebih Baik”

Pada 20 April 2019, Banjarbaru memasuki usia ke 20 tahun. Berbagai perubahan terjadi mengiringi bertambahnya usia kota ‘Idaman’ itu. Kini di tangan Walikota Banjarbaru, Nadjmi Adhani dan Wakil Walikota Banjarbaru, Darmawan Jaya Setiawan, masa depan kota dengan luas wilayah 371,30 km² (37.130 hektare) atau 3,8 x luas Banjarmasin atau ½ luas Jakarta, ini dititipkan. Tahun ini merupakan tahun ke tiga Nadjmi – Jaya memimpin kota yang terdiri dari lima kecamatan dan 12 kelurahan itu.

Untuk mengetahui apa yang sedang dan akan dilakukan mereka terhadap Banjarbaru, www.BeritaBanjarbaru.com menemui dan mewawancara secara khusus Walikota Banjarbaru, Nadjmi Adhani. Wawancara berlangsung dalam suasana hangat di kediaman Walikota di Jalan Ahmad Yani KM 34 Nomor 11A Banjarbaru, pada Selasa (18/2) malam. 

Pada bagian ini Nadjmi berbicara banyak tentang politik dan kemungkinan-kemungkinan apakah ia akan terus bersama Darmawan Jaya Setiawan untuk menghadapi Pikada pada peride kedua. Berikut petikan wawancara Rudy Azhary dari www.BeritaBanjarbaru.com dengan Walikota kelahiran Banjarmasin, 27 September 1969 itu:

Ini tahun ketiga Nadjmi – Jaya memimpin Banjarbaru. Itu artinya dua tahun kemudian akan ada Pilkada. Apakah Nadjmi – Jaya akan berpisah atau bersama ketika Pikada akan datang terjadi?

Begini, dua kali lebih baik. Apapun diartikan orang. Terserahlah. Tapi kami dua kali lebih baik. Alasannya sederhana. Semangat kami berdua sama. Bukan alasan apa-apa. Silahkan orang menerjemahkan, hehehehehehe…

Apa ada yang menggangu politik Bapak?

Pasti ada, politik soal kepentingan. Apalagi 2019. Semua butuh panggung, kemesraan pasti terjadi. Dalam prediksi mereka, bisa jadi kritikan berkurang karena peluang saya kembali maju besar. Tapi itu lumrah,sesuai kepentingan.

Ada tidaknya gangguan, kami enjoy saja,”Jika Tuhan maunya satu periode..tidak apa. Kalau dua kali, alhamdulilah masih dipercaya,”.

Jika dipinang untuk  maju ke Pilkada Gubernur dan Wakil Gubernur?

Politikus, semua ingin karirnya meningkat. Bagi saya, sadar diri saja. Secara managerial, saya mampu. Tapi, bukan soal itu saja. Banyak faktor, materi dan relasi juga harus matang. Mimpi boleh, tapi harus mengukur kemampuan diri,”Intinya, saya dan Pak Jaya, fokus membangun Banjarbaru,”.

Bagaimana cara Bapak menghadapi gangguan politik?

Enjoy saja, itu sikap kami berdua. Politik itu kepentingan. Ada kawan atau tidak, semua ada kepentingan. Jujur, hubungan politik harus dijaga.

Apa yang belum terealisasi dalam kepemimpinan Bapak?

Yang belum terealisasi adalah menjaga perasaan masyarakat. Karena warga memilih kami berdua. Jadi berbagi peran bersama. Dari sekian kepala daerah mungkin kami masih bertahan dengan kekompakan. Karena memang kami tidak ada niat untuk saling membalap atau meninggalkan. Karena kami berdua dengan Pak Jaya berteman dengan niat sama-sama membangun.

Tetap dengan Independen?

Tidak bisa dipastikan. Meski dianggap tidak bersikap, semua situasional. Begitulah…

===================================

Ikuti Lanjutan Wawancara Ekslusif dengan Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani selanjutnya tentang Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur dan Ekonomi…

Ikuti terus, hanya di BeritaBanjarbaru.com