WAKIL WALIKOTA: KAMPUNG TEMATIK BERTAMBAH DI BANJARBARU

0
Ketua TP PKK Kota Banjarbaru, Wakil Walikota,Kadisporabudpar, dan Camat saat menghadiri acara di Kampung Sultan. Foto: Humas.

BeritaBanjarbaru.com – Wakil Walikota Banjarbaru H Darmawan Jaya Setiawan, menghadiri acara Branding sekaligus Soft Launching Gallery ‘Kampung Sultan’ atau kampung sulam pita tangan, Kamis (28/11), di Gang Keluarga RT2 Kelurahan Loktabat Selatan. Turut serta, Ketua TP PKK Kota Banjarbaru Hj Ririen Nadjmi Adhani,  Wakil Ketua I TP PKK Hj Eni Apriyati, Kepala Dinas, Camat dan Lurah se-Kota Banjarbaru.

Wakil Walikota mengatakan, keberadaan Kampung Sultan menambah jumlah kampung tematik di Banjarbaru. Pelatihan sulam pita adalah program pemberdayaan masyarakat yang melalui dana alokasi umum (DAU) Kelurahan Loktabat Selatan 2019. Kampung Sultan dan Galeri diharapkan Wakil Walikota ada keberlanjutan program pemberdayaan masyarakat.

Sulam pita tangan, menurutnya menambah khasanah kerajinan daerah dan menjadi salah satu potensi di sektor ke-pariwisataan di Kota Banjarbaru. Dari data ekonomi kreatif dan pelaku ekonomi kreatif, Wakil Walikota menjelaskan, didominasi sebanyak 57 persen kaum perempuan.

Menurut Wakil Walikota, peran perempuan di sektor ekonomi kreatif di Banjarbaru tidak lepas dari motivasi dan tangan dingin dari Ketua TP PKK Kota Banjarbaru. Melalui kampung tematik, produk-produk kerajinan dapat lahir. Dalam industri ekonomi kreatif, ada tiga sektor unggulan. Yaitu, kuliner, fashion, kerajinan. Ketiga sektor itu diharapkan jug berkembang di Banjarbaru seiring dengan pesona wisata Banjarbaru yang sedang digalakkan. Yakni 3F (Fashion, Food, and Fun), dan harus dikembangkan dan didukung seluruh elemen masyarakat di Kota Banjarbaru.

Camat Banjarbaru Selatan, H Indera Putera menjelaskan, Kampung Sultan adalah kampung tematik yang dibentuk oleh masyarakat dan Kelurahan Loktabat Selatan, karena terdapat para pengrajin sulam pita tangan. Jumlah  pengrajin, kata Indera, kini sebanyak 29 orang.

Hal itu kata Camat, sejalan dengan visi-misi Kota Banjarbaru. Yaitu, menjadi kota pelayanan yang berkarakter. Salah satunya dalam berwirausaha, dan melalui dana alokasi umum kelurahan Oktober 2019 di Kelurahan Loktabat Selatan, untuk membiayai pelatihan sulam pita tangan. Kini, kata Camat, pesanan sulam pita tangan terus meningkat.

Kampung Sultan, kata dijelaskan Camat, masuk dalam kelompok sadar wisata (Pokdarwis), dan dikelola kelompok itu sendiri.  “Selama ini kita amati, kampung tematik yang ada di Banjarbaru sangat banyak gagasan dan inovasi yang mereka ciptakan. Tapi kontribusinya apa? Setelah pengunjung datang, tamu-tamu dari lokal atau luar mereka pamit. Akhirnya kontribusi untuk masyarakat apa? Ide ingin mereka ambil, bawa pulang, mereka tiru disana dan kita masyarakat dapat apa? Membangun kampung tematik itu intinya untuk mensejahterakan masyarakat kita,” kata Camat Banjarbaru Selatan H Indera Putera. (Advertorial)