UANG TUNAI RP14 JUTA DIAMANKAN DALAM LAPAS

UANG TUNAI RP14 JUTA DIAMANKAN DALAM LAPAS

UANG TUNAI RP14 JUTA DIAMANKAN DALAM LAPAS


BeritaBanjarbaru.com – Usai menggelar razia narkoba di Blok I Lapas Kelas III Banjarbaru Kamis (7/2) pagi, Razia narkoba kembali dilanjutkan pada malam harinya. Sebanyak 226 Satgas Kamtib Kemenkumham Kalsel diturunkan untuk melakukan penggeledahan. Meski tak menemukan Narkoba, sejumlah barang bukti seperti uang tunai Rp14 Juta lebih, gesper, sarung, telepon selular dan barang-baran berpotensi disalahgunakan pun diamankan dari tujuh blok dan kamar hunian.

Terkait temuan uang dalam Lapas, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Kalsel, Ferdinand Siagiaan menegaskan, warga binaan dilarang memegang uang tunai dalam Lapas.

“Saat itu langsung kita telusuri. Ternyata uang tersebut adalah uang koperasi warga binaan yang belum sempat diserahkan ke petugas. Meski begitu, ini tidak boleh terjadi lagi,” ujar Ferdinand.

Razia ini, ujar Ferdinand, adalah jawaban atas isu adanya bisnis atau transaksi narkoba di lembaga pemasyarakatan. “Ini perintah Kemenkumham. Tiada hari tanpa penggeledahan, akan kita teruskan, kita teruskan razia ini. Pengawasan, harus terus ditingkatkan.”

Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas) Kantor Wilayah Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Kalsel Alfi Zahrin Kiemas mengatakan akan memperketat pengamanan Lapas. “Sistem keamanan dan pengawasan Lapas akan kita perketat. Kita upayakan agar semua Lapas di Kalsel memiliki Metal Detector, X-Tray,” ujar Alfi.

Dalam razia ini, Kanwil Kemenkumham Kalsel menurunkan sebanyak 226 personel Satgas Kamtib untuk menggeledah setiap blok dan kamar hunian. Selain Satgas, kegiatan ini juga mendapat dukungan dari aparat kepolisian setempat. (Rudy Azhary)

BERITA BANJARBARU PENEGAKAN HUKUM