SUMUR BOR DI LOKASI KARHUTLA TAK BERFUNGSI

0
BeritaBanjarbaru.com – Sebanyak 50 sumur bor yang dibangun di Banjarbaru tidak berfungsi, sehingga tak banyak membantu mencegah dan memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), baik yang terjadi di sekitar Bandara Sjamsuddin Noor maupun wilayah lainnya. Untuk menghadapi karhutla, Pemko Banjarbaru mengerahkan mobil tangki dan menurunkan petugas pemadam kebakaran di sekitar bandara.
Sekda H Said Abdullah saat meninjau lokasi kebakaran di kawasan dekat bandara Sjamsudin Noor, Jumat (13/9).
“Kelihatanya sumur itu tidak dipelihara usai diadakan. Hanya beberapa yang berfungsi. Pemko, tidak cukup alat menggunakan sumur bor itu. Hampir tidak ada yang memungsikan sumur itu,” kata Sekda Banjarbaru yang juga Kepala BPBD Banjarbaru, Jumat (20/9).
Pemko, kata Sekda, tidak memiliki kewenangan mengevaluasi berapa total sumur bor yang berfungsi atau tidak. Tapi, dalam penenempatannya, sumur bor tersebut tidak disertai dengan pembebasan lahan.
“Itu proyek di bawah Badan Restorasi Gambut (BRG). Pemko tidak akan mengevaluasi total keberfungsian sumur bor itu,” ucapnya.
Dari data Tim Restorasi Gambut Daerah (TRGD) Kalimantan Selatan, jumlah sumur bor di kawasan Kelurahan Syamsudin Noor sebanyak 20 titik dengan tingkat kedalaman mulai 20 hingga 24 meter. Sedangkan di Kelurahan Guntung Payung, total sumur bor sebanyak 30 titik dengan titik terdalam 28 meter.  (Rudy Azhary)