PARTAI BOLEH ABSEN DI PILKADA BANJARBARU

PARTAI BOLEH ABSEN DI PILKADA BANJARBARU

 

BeritaBanjarbaru.com – Partai politik tidak wajib memberikan dukungan kepada bakal calon kandidat yang akan bertarung di Pilkada 2020. Sikap absen boleh diambil partai-partai politik. Peraturan perundang-undangan tidak mewajibkan partai politik mendukung salah satu calon yang bertarung dalam Pilkada. Soal boleh absen ini juga berlaku pada Pilkada Banjarbaru 2020.


Hal ini disampaikan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Banjarbaru, Hegar Wahyu Hidayat, kepada BeritaBanjarbaru.com menanggapi sikap DPC Partai Persatuan Pembangunan Kota Banjarbaru yang sebelumnya menyatakan absen atau tak mendukung siapapun dalam Pilkada 2020.

“Sesuai dengan Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 dan Perpu Nomor 2 Tahun 2020, tak ada ketentuan yang mewajibkan partai politik mendukung salah satu calon dalam Pilkada. Karena itu, jika partai politik memilih absen atau tak mendukung siapapun dalam Pilkada, itu dibolehkan,” ujar Hegar, Senin (29/6).

Hingga kini, calon yang sudah mendaftarkan diri ke KPU Banjarbaru baru dari jalur perseorangan, Edy Saifuddin – Astina Zuraida. Untuk calon yang didukung partai politik pendaftaran dimulai pada bulan September 2020. Calon petahana, Nadjmi Adhani – Darmawan Jaya Setiawan yang didukung Partai Nasional Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera dipastikan maju pada Pilkada Banjarbaru 2020. Sementara calon lain yang didukung PPP, Partai Golkar, dan PDI Perjuangan, HM Aditya Mufti Ariffin dengan alasan menolak Pilkada digelar saat pandemi Covid-19 masih berlangsung, mundur atau tak lagi mengikuti proses Pilkada. (Budi Kurniawan)

BERITA BANJARBARU POLITIK