PAMER KEMALUAN, 17 KALI KELUAR MASUK RSJ

PAMER KEMALUAN, 17 KALI KELUAR MASUK RSJ

BeritaBanjarbaru.com – Tingkah orang-orang yang terjaring operasi yang dilakukan Dinas Sosial Kota Banjarbaru beragam. Ada yang melawan. Ada juga yang tingkahnya justru mengundang senyum, tawa, kasihan, dan prihatin. Inilah yang terjadi pada Jumari yang diamankan petugas, Senin (4/6) dinihari.

Jumari diamankan karena dianggap mengganggu ketertiban umum. Dari pendalaman, penelitian, dan pengumpulan fakta, petugas menyimpulkan Jumari mengidap kelainan orientasi seksual. Jumari menderita ekshibisionisme atau istilah psikologi untuk menyebut kelainan atau ketidakwajaran yang ditandai dengan kecenderungan memperlihatkan hal-hal yang tidak senonoh, seperti alat kelamin kepada orang lain untuk pemuasan diri. Pelaku biasanya memamerkan alat kelamin di hadapan orang lain dan publik juga untuk menarik perhatian orang banyak.

Menurut Jeanie, psikolog di ‘Rumah Singgah Berkarakter Kota Banjarbaru’, Jumari diketahui adalah jebolan Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum. “Yang bersangkutan sudah 17 kali keluar masuk RSJ Sambang Lihum,” ujar Jeanie kepada www.beritabanjarbaru.com.

Parahnya, ujar Jeanie, saat tadi malam diamankan ke rumah singgah, Jumari malah memamer-mamerkan kemaluannya. Jumari bahkan melakukan onani di depan banyak orang. “Sementara menunggu hasil koordinasi Dinas Sosial Kota Banjarbaru dan RSJ Sambang Lihum, Jumari kami amankan di salah satu ruang di rumah singgah.”  (RudyAzhary)

BERITA BANJARBARU BIROKRASI PEMERINTAHAN PENEGAKAN HUKUM