PAGAR PEMBATAS RENDAH MAHASISWA TERJATUH DARI LANTAI EMPAT

PAGAR PEMBATAS RENDAH MAHASISWA TERJATUH DARI LANTAI EMPAT

 

BeritaBanjarbaru.com – Insiden terjatuhnya mahasiswa Universitas Islam Kalimantan atau Uniska di Banjarbaru, Paksi Tama Wira Satya, Senin (15/10), diduga disebabkan pagar pembatas di lantai empat gedung perkuliahan terlalu rendah, sehingga saat dijadikan tempat duduk berbahaya bagi keselamatan mahasiswa.

 

Lurah Guntung Paikat, Taufik Purwanto yang datang usai kejadian menyatakan, dari pantauan pihaknya, pagar pembatas di lantai empat kampus Uniska memang posisinya rendah. “Kami langsung ke TKP memastikan kebenaran informasi jatuhnya mahasiswa Uniska itu. Ternyata benar adanya. Dari pantauan di lantai empat itu memang pagar pembatasnya cukup rendah dan sangat membahayakan jika dijadikan tempat duduk. Itu kan pagar pembatas,” ujar Taufik.

 

Dari keterangan Iqra Habibi, staf Uniska Banjarbaru, saat dievakuasi korban tak sadarkan diri. “Korban terjatuh dari lantai empat dan menimpa atap bangunan di bawahnya. Saat dievakuasi, korban tidak sadarkan diri. Meski tidak terlihat terluka, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Idaman Banjarbaru untuk mendapatkan pertolongan lebih lanjut,” ujar Iqra.

 

Dari informasi dan pantauan jurnaliswww.beritabanjarbaru.com di TKP, Gedung Kampus Uniska di Banjarbaru memiliki empat lantai. Lantai dasar hingga lantai tiga digunakan sebagai ruang perkuliahan. Lantai empat berfungsi sebagai tempat tandon air dan dipagar. Adapun pagar pembatas setiap lantai yang terbuat dari beton setinggi pinggang orang dewasa. Dari keterangan beberapa mahasiswa, baik di lantai dua, tiga, dan dan empat, mahasiswa kerap bersantai di pinggir bagian pagar pembatas. Hal itu dikarenakan sempitnya lorong di setiap lantai. (Rudy Azhary)

BERITA BANJARBARU KOTA KITA PENEGAKAN HUKUM