ISTRI WAKIL RAKYAT BANTU PASARKAN PURUN DAN SASIRANGAN BORDIR KE TIGA NEGARA

0
ISTRI WAKIL RAKYAT BANTU PASARKAN PURUN DAN SASIRANGAN BORDIR KE TIGA NEGARA
BeritaBanjarbaru.com – Para pengrajin purun dan sasirangan bordir di Banjarbaru dalam waktu dekat akan mendapat bantuan dalam mengembangkan dan memasarkan produknya ke tiga negara besar di dunia.

Hal itu dikatakan Ketua Gabungan Istri Wakil Rakyat (Gatriwara) Kota Banjarbaru Hj Nahdathun Nusrah AR Iwansyah di sela Workshop pengembangan UMKM di Banjarbaru, Senin (19/8).

 

Isteri Ketua DPRD Kota Banjarbaru H AR Iwansyah itu mengatakan, Amerika, Jepang, dan Tukri adalah tiga negara tujuan pemasaran.

 

“Dalam workshop tadi, kita libatkan Ibu Vivi Zubedi Aditya Mufti Ariffin yang nerupakan desainer Indonesia dan pendiri Ekonomi Kreatif Bank Indonesia, yang membawahi hampir 25 ribu UMKM se – Indonesia,” ujar Ibu Diyah Iwansyah, sapaan akrab Hj Nahdathun Nusrah.

 

Selain melibatkan Vivi Zubedi Aditya Mufti Ariffin, organisasi para istri anggota DPRD Kota Banjarbaru itu juga menghadirkan finalis Master Chef Indonesia Yulita atau Mama Lita untuk berbagi cara membuat aneka masakan bernilai ekonomis tinggi.

 

Pada kesempatan yang sama, Vivi Zubedi Aditya Mufti Ariffin mengatakan, telah mengajak pengrajin Sasirangan ke level Internasional. “Inovasi, perluasan teknologi dan distribusi harus ditingkatkan. Saya sedang menjalankan program pemerintah dalam hal pengembangan UMKM se – Indonesia. Mulai pembinaan, pengenalan, sertifikat halal dan legalitas produk. Kita akan tingkatkan penjualan produk lokal menuju nasional dan internasional,” ujar isteri Aditya Mufti Ariffin, anggota Komisi III DPR RI itu.

 

Pemerintah setempat, menurut Vivi harusnya melakukan hal itu sejak dulu. “Soal desain, masing-masing daerah punya motif masing-masing. Hanya saja, kendala pemasaran itu adalah pekerjaan rumah bersama. Nah, jalur ke Amerika, Jepang, dan Turki sudah terkoneksi,” ujarnya.

 

“Untuk fashion show dalam acara hari ini, bagian kita untuk promosi. Sasirangan kita sudah bersaing dengan Jepang. PR kita bersama untuk mengembangkan pemasarannya. Pemerintah setempat harus lebih perhatian terhadap inovasi teknik dan teknologi agar produk dapat diproduksi massal,” kata Vivi.

 

Selanjutnya, ujar Vivi, para pelaku UMKM di Banjarbaru, akan mendapatkan pembinaan dan pengetahuan pendistribusian dan pemasaran produk mereka. (Rudy Azhary)