DITUDING ILEGAL, PEDAMPING HIV AIDS DEMO SENDIRIAN

0

BeritaBanjarbaru.com – Tak terima diberlakukan tidak etis, dianggap ilegal, dilarang beraktivitas, dan berorganisasi oleh pemerintah,  Ketua LSM KDS Intan Jamrud, Gatot Noor, Selasa (3/12), melakukan aksi unjuk rasa seorang diri depan Gedung DPRD Kota Banjarbaru. Gatot diterima anggota DPRD Kota Banjarbaru sekaligus Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar, Taufik Rachman. Saat aksi, Gatot menyampaikan lima tuntutan merupakan imbas kekecewaan dirinya saat melakukan pendampingan, memberikan dukungan, dan perlindungan kepada orang dengan HIV AIDS (ODHA).

“Kami hanya memberikan dukungan dan perlindungan kepada orang dengan HIV AIDS atau  (ODHA). Jangan ada lagi kata larangan, karena kami hanya menanggulangi dan mendampingi mereka. Dan, jangan sebut lembaga kami lembaga yang ilegal,” ujar Gatot membacakan pernyataan sikap yang memuat lima butir tuntutannya.

Gatot menjelaskan, aksi unjuk rasa yang dilakukannya sesuai dengan deklarasi pemerintah di tahun 2020 mendatang perihal tidak ada lagi orang yang terkena virus HIV AIDS.

Menurutnya, diskriminasi dan stigma terhadap ODHA masih sering terjadi. Untuk menghentikan itu, kata Gatot, harus dimulai dari diri kita sendiri. “Jangan larang kami lagi dan sebut kami ilegal,” katanya.

Anggota DPRD Kota Banjarbaru yang juga Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar Taufik Rachman mengatakan, akan menampung aspirasi Gatot Noor, dan menyampaikan ke Komisi I yang membidangi kesehatan. “Kita akan tampung dan sampaikan ke kawan-kawan di Komisi I,” ujar Taufik Rachman yang menerima Gatot Noor didampingi Plt Sekwan H Aida Yunani. (Rudy Azhary)