DIRESMIKAN 7 BULAN, PUSKESMAS SENILAI RP7,9 MILIAR RUSAK

0

BeritaBanjarbaru.com – Sebagian tembok bangunan gedung Puskesmas Landasan Ulin Timur, Kota Banjarbaru, rusak. Puskesmas itu diresmikan Walikota pada 19 April 2019. Agar tak menjadi masalah, Dinas Kesehatan selaku satuan kerja, memanggil PT Rarasindo selaku pemenang lelang untuk memerbaiki kerusakan.

Dikonfirmasi terkait proyek pembangunan Puskesmas yang menggunakan dana ABPD Kota Banjarbaru tahun 2018 itu, Kepala Bidang Pelayanan dan SDMK Dinas Kesehatan Dahrani menjelaskan, perbaikan kerusakan gedung bukan tanggungjawab Dinas Kesehatan.

 

“Sesuai kontrak, waktu pembangunan selama tujuh bulan. Kemudian perpanjangan waktu dan batas akhir pemeliharaan berakhir di minggu ketiga dan keempat Oktober 2019. Biaya perbaikan di masa pemeliharaan itu masih tanggungjawab PT Rarasindo yang beralamat di Riau,” ujarnya.

Pada Rabu (2/10/2019) beberapa bagian tembok lantai satu dan lantai dua retak-retak. Sebagian nampak sudah mengalami pelapisan. Dari informasi yang disajikan di website LPSE Kota Banjarbaru, harga penawaran dan harga terkoreksi PT Rarasindo sama nilainya, yakni sebesar Rp7.675.642.724,41. Dengan kategori pekerjaan kontruksi. Gedung adalah milik Dinas Kesehatan yang merupakan satuan kerja Pemko Banjarbaru. Dengan nilai pagu Paket Rp8 Miliar dan nilai HPS  sebesar Rp7.933.231.500,07 berkode lelang 2404023 dengan nama lelang Pembangunan Puskesmas Landasan Ulin Timur.

Informasi mengenai Puskesmas Landasan Ulin Timur juga disajikan di website LPSE Kota Banjarbaru, yakni tentang Pengawasan Teknis Pembangunan Puskesmas Landasan Ulin Timur berkode lelang 2360023 dengan kategori Jasa Konsultasi Badan Usaha.

Pengawasan teknis pembangunan menggunakan APBD 2018 dengan nilai Pagu Paket Rp150 Miliar dan nilai HPS paket sebesar Rp149.611.000,00 dengan diikuti sebanyak 29 peserta lelang. Dalam data itu, CV  Asrindo Graha Consultan sebagai pemenang lelang dengan harga penawaran Rp120.681.000,00 harga terkoreksi sama. (Rudy Azhary)