BEDAH BUKU TIGA KADER

0

BeritaBanjarbaru.com – Konferensi Koordinator Cabang XXIII Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kalsel yang dibuka hari ini, Senin (26/8), diisi bedah buku. Tiga buku itu, ‘Aku dan Takdir Pergerakan’ (Aldi Fakhrisaldi Putra), ‘Musim Hujan di Kemarau Panjang’ (Arif Riduan), dan ‘Bait di Sela-sela Rindu’ (Halimatus Sa’diyah). Diskusi buku yang ditulis tiga kader PMII itu diikuti puluhan peserta. Konferensi di Banjarbaru berlangsung hingga 29 Agustus 2019.

Dalam diskusi, Ketua PKC PMII Kalsel, Ramli Jauhari menyatakan, karya-karya para kader itu patut diapresiasi. “Kita mengapresiasi dan mendukung jika ada kader yang berani berkarya,” ujarnya.

Sementara, Aldi Fakhrisaldi Putra, penulis buku ‘Aku dan Takdir Pergerakan’ menjelaskan, selama dua di Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat, ia menyaksikan para mahasiswa yang antusias mengikuti berbagai organisasi atau gerakan kemahasiswaan. “Namun itu hanya pada tatanan gagasan. Bukan pada tatanan aksi. Ketika dihadapkan pada tatanan aksi, mahasiswa cenderung apatis,” katanya.

Arif Riduan, penulis ‘Musim Hujan di Kemarau Panjang’ menjelaskan, buku ditulisnya memang bergenre romantisme percintaan anak muda. Namun, di dalamnya ia menyelipkan pesan moral, seperti kebhinekaan, toleransi, dan semangat persahabatan.

Halimatus Sa’diyah, penulis ‘Bait di Sela-sela Rindu’ memaparkan, buku kumpulan puisi yang ditulisnya tentang cinta, rindu, juga pilu.  “Semoga buku yang kami tulis menginspirasi banyak orang,” katanya. (Rudy Azhary)